Simak Langkah Mencegah Stunting pada Anak!

Stunting

Stunting atau gangguan terhadap tumbuh kembang anak merupakan masalah klasik yang terjadi di Indonesia. Stunting terjadi ketika si kecil memiliki tinggi badan di bawah standar anak-anak seusianya. Tidak hanya dilihat dari segi tinggi tubuh, stunting juga terlihat dari terhambatnya perkembangan kognitif, gangguan kemampuan menangkap informasi, hingga masalah terhadap kekebalan tubuh.

Stunting umum terjadi pada anak yang mengalami gizi buruk. Ironisnya, isu gizi buruk ini masih sangat marak di Indonesia. Di berbagai daerah di tanah air, nutrisi ibu hamil dan anak masih kurang diperhatikan. Data di tahun 2018 menunjukkan bahwa 3 dari 10 balita di Indonesia mengalami stunting. Untungnya, Bunda bisa mencegahnya sejak si kecil masih ada di dalam kandungan. Yuk, simak langkah mencegah stunting pada anak berikut ini dari babyhuki.co.id.

Simak Langkah Mencegah Stunting pada Anak!

  1. Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Si Kecil

Sejak kehamilan memasuki masa trimester pertama, kebutuhan nutrisi si kecil sudah harus diperhatikan. Salah satunya adalah, Bunda harus memperhatikan pemberian nutrisi makronutrien. Makronutrien ini terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak. Zat-zat tersebut sangatlah dibutuhkan untuk menjaga agar anak bisa berkembang dengan baik.

Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung asam folat, magnesium, kolin, zinc, yodium, dan berbagai vitamin dan mineral penting juga wajib untuk diperhatikan. Untuk memenuhi seluruh asupan nutrisi tersebut, perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan serat. 

Makanan yang kaya akan protein, seperti telur dan daging ayam, daging ikan, daging sapi, dan lain sebagainya juga wajib ditingkatkan. Mengonsumsi susu untuk ibu hamil juga bisa membantu meningkatkan kebutuhan kalsium.

  1. Melakukan Pemeriksaan Kehamilan Secara Rutin

Stunting juga bisa ditanggulangi dengan melakukan pemeriksaan kandungan secara rutin. Dengan melakukan pemeriksaan rutin, dokter bisa memantau perkembangan dari janin. Selain itu, terjadinya masalah atau abnormalitas kandungan juga bisa terdeteksi secara dini. Sehingga, dokter pun bisa mengambil tindakan yang sigap untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan demikian, baik kesehatan Bunda dan janin bisa lebih terjamin.

  1. Menjaga Lingkungan Agar Tetap Bersih

Cara lainnya untuk menjaga kehamilan adalah menerapkan gaya hidup yang bersih. Hal tersebut dimaksudkan agar kehamilan Bunda terhindar dari infeksi parasit, virus, dan bakteri berbahaya. Salah satunya, hindari mengkonsumsi sayuran dan daging yang setengah matang. Contohnya, seperti lalapan, sate, dan sushi. Karena, di dalam makanan tersebut dapat terkandung parasit Toksoplasmosis. 

Jika Bunda memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau kelinci, sebaiknya hindari membersihkan tempat kotoran mereka. Mintalah kepada suami untuk membersihkan kotak kotoran tersebut. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan kotak kotoran tersebut. Rajin-rajinlah mencuci tangan dengan sabun sebelum makan maupun setelah selesai menggunakan kamar mandi.

Baca juga: Kenali ASI Booster Alami untuk Ibu Hamil dan Menyusui!

  1. Menghindari Paparan Asap Rokok

Asap rokok sudah terbukti berbahaya terhadap kandungan Bunda. Paparan asap rokok ini tidak hanya dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker. Asap rokok juga berpotensi mengakibatkan bayi terlahir prematur maupun cacat. Asupan nutrisi juga jadi tidak bisa diterima dengan baik oleh si kecil. Sehingga, hal tersebut dapat mengakibatkan bayi terkena stunting. Oleh karena itu, sebaiknya Bunda menjauhi perokok agar tidak membahayakan si kecil.  

Itulah ulasan langkah mencegah stunting pada anak. Pastikan nutrisi si kecil tetap terjamin. Bagi Bunda yang berhalangan menyusui secara langsung, bisa memberikan ASI lewat botol dan dot. Beli produk botol susu berkualitas dari Baby Huki. Baby Huki menawarkan produk botol susu bayi yang terbuat dari bahan food grade yang mudah dibersihkan. 

Produk Botol Botol Dot Orthodontic PP Round Baby Huki memiliki berbagai seri desain dari seri hewan, seri dongeng, dan seri spongebob. Botol Dot Orthodontic PP Round Cara Botol Susu PP Round dilengkapi Dot Orthodontic yang cara kerjanya menyerupai mekanisme menyusui langsung pada Bunda. Lubang terdapat diatas permukaan langit sehingga mencegah sedak, anti kolik, dan tidak menyebabkan maloklusi pada Anak.Toko resmi dari brand Huki ini sudah tersedia di berbagai platform E-Commerce terpopuler di Indonesia. Bunda bisa belanja produk Baby Huki di Tokopedia, Shopee, serta Lazada.