Benarkah Botol Susu Harus Disteril dengan Air Panas?

Sterilisasi botol susu menjadi sesuatu yang wajib dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan si kecil, tapi sterilisasi pun juga harus dilakukan dengan cara yang benar, agar botol susu bisa benar-benar bersih.
Hanya saja, ada banyak yang bertanya, “Haruskah selalu menggunakan air panas untuk mensterilkan botol?” atau “Apa boleh kalau sterilisasi tanpa air panas?” sangat wajar kalau Bunda mempertanyakan hal tersebut. Semua pertanyaan tersebut akan kami bahas lengkap melalui artikel ini.
Apakah Sterilisasi Harus Menggunakan Air Panas?
Menurut Hellosehat dan Alodokter, merendam botol susu dengan air panas masih menjadi metode yang disarankan karena bisa terbukti mampu membersihkan sisa susu dan kuman pada botol. Namun, itu bukan satu-satunya metode yang bisa Bunda gunakan.
Beberapa metode sterilisasi yang juga bisa digunakan tanpa harus merendam botol dalam air panas, seperti sterilisasi uap (electric steam sterilizer) dan sterilisasi menggunakan microwave. Jadi, Bunda tidak harus selalu menggunakan air panas, tapi tetap perlu memastikan metode yang dipilih sesuai dengan material botol dan mengikuti petunjuk penggunaannya.
Metode Sterilisasi Botol Susu Bayi yang Bisa Bunda Pilih
Berikut beberapa cara yang aman dan umum digunakan untuk mensterilkan botol bayi.
1. Sterilisasi dengan Air Panas
Ini adalah metode tradisional yang disarankan oleh Hellosehat dan Alodokter, caranya pun cukup mudah. Masukkan botol dan dot ke dalam panci berisi air mendidih selama kurang lebih 5 menit. Pastikan semuanya terendam dan angkat dengan penjepit makanan yang bersih.
Metode ini mudah dilakukan di rumah dan cocok untuk sebagian besar botol yang tahan panas.
Baca Juga: Cara Menyiapkan dan Menghangatkan ASI Perah dengan Botol Susu Terbaik
2. Sterilisasi Uap Elektrik
Metode ini menggunakan uap panas dan bekerja lebih cepat. Cocok untuk Bunda yang ingin praktis, terutama jika sering mensterilkan beberapa botol sekaligus. Proses sterilisasi dengan menggunakan mesin ini hanya memakan waktu kurang lebih 8–12 menit.
3. Sterilisasi Microwave
Apabila Bunda memiliki microwave di rumah, maka bisa dimanfaatkan. Caranya cukup mudah, masukan botol, dot, serta tutup botol ke dalam microwave, kemudian atur pada suhu tinggi dan pemanasan kurang lebih 1–2 menit. Namun, sebelum digunakan pastikan microwave dalam keadaan bersih, tidak berbau, dan tidak ada sisa makanan di dalamnya, ya.
Pentingnya Memilih Botol dengan Material yang Tepat
Apa pun metode yang Bunda pilih, pastikan botol susu memiliki beberapa kriteria berikut:
- BPA-free, seperti botol berbahan polypropylene (PP)
- Tahan suhu tinggi
- Memiliki bagian yang mudah dibongkar-pasang agar proses pencucian lebih maksimal
Botol yang mudah dibersihkan membuat proses sterilisasi menjadi lebih efektif.
Jadi, sterilisasi botol susu tidak harus selalu menggunakan air panas, karena ada beberapa metode lain seperti sterilisasi uap atau microwave. Yang penting, botol dicuci dengan benar terlebih dahulu, kemudian disterilkan dengan metode yang sesuai dengan materialnya.
Pastikan Menggunakan Botol Susu yang Mudah Disterilkan
Botol susu dari Baby Huki didesain dengan bahan tahan panas dan bentuk yang simpel, sehingga lebih mudah untuk dibersihkan dan disterilkan secara menyeluruh. Selain itu, Baby Huki juga memiliki Baby Huki Dot Orthodontic™ yang sudah terbukti mencegah maloklusi yakni pergeseran gigi dan rahang serta anti tersedak.
Bunda bisa mendapatkan produk botol susu Baby Huki dan berbagai perlengkapan bayi lain dengan kualitas terbaik melalui Baby Huki Official Store yang tersedia di Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Selain sterilisasi, jangan lupa juga untuk mengganti botol atau dot secara berkala sesuai anjuran, ya!







