Ini Cara Nyaman Memperkenalkan Dot Pada Si Kecil

Bunda mungkin pernah mengalami momen ketika si kecil menolak minum ASIP dari botol, meskipun sudah beberapa kali dicoba. Kondisi ini wajar terjadi, terutama pada bayi yang sebelumnya terbiasa menyusu langsung. Setiap bayi memiliki ritme dan cara adaptasi yang berbeda, sehingga memang membutuhkan waktu.
Proses pengenalan dot harus melalui pendekatan yang lembut dan bertahap agar membantu bayi merasa lebih nyaman. Botol dot dalam hal ini berperan sebagai alat bantu pemberian ASI. Dengan cara yang tepat, transisi ke ASIP bisa tetap berjalan tenang dan menyenangkan.
Mengapa Bayi Menolak Menyusu dengan Dot?
Ada beberapa alasan yang membuat bayi tidak mau minum ASIP dari botol:
- Bayi terbiasa dengan ritme menyusu langsung
Menyusu langsung dari payudara memiliki pola hisapan yang berbeda dengan dot. Pada beberapa bayi, perubahan ini bisa membuatnya bingung atau tidak nyaman.
2. Bayi lebih nyaman dengan sentuhan Bunda
Bayi merasa lebih nyaman dengan sentuhan dan aroma Bunda saat menyusu langsung.
- Waktu pemberian kurang tepat
Bayi yang sedang mengantuk, rewel, atau terlalu lapar akan sulit menerima sesuatu yang baru, termasuk dot.
Memahami penyebabnya akan membantu Bunda lebih mudah menentukan pendekatan yang tepat.
Cara Memperkenalkan Dot pada Bayi
Berikut beberapa langkah lembut dan bertahap yang direkomendasikan oleh Haibunda dan berbagai sumber parenting lainnya:
1. Pilih waktu ketika bayi tenang
Hindari memberikan dot saat bayi terlalu lapar atau mengantuk. Cobalah saat ia sedang tenang, atau baru bangun tidur. Ini membuatnya lebih menerima pada sesuatu yang baru.
2. Pastikan suhu ASIP hangat
Bayi lebih mudah menerima dot ketika suhu ASIP hangat dan menyerupai kondisi ASI alami. Hangatkan ASIP secukupnya, tidak perlu terlalu panas.
3. Gunakan dot yang lembut
Dot yang teksturnya lembut dan bentuknya menyerupai puting Bunda akan membantu bayi lebih mudah beradaptasi.
4. Gunakan dot dengan ukuran sesuai tahapan usia
Dot dengan ukuran yang tepat akan membuat si kecil menyusu lebih nyaman dan terhindar dari resiko tersedak.
Baca Juga: Kapan Waktu Tepat Mengenalkan Empeng pada Si Kecil?
5. Mulai secara perlahan
Mulai secara perlahan, biarkan bayi mengeksplorasi dot, menghisap pelan, atau bahkan hanya memainkannya dengan mulut. Yang penting, jangan terburu-buru.
6. Ciptakan suasana yang nyaman dan tenang
Dekap bayi seperti saat menyusu secara langsung. Sentuhan lembut dan kontak mata membuat bayi merasa aman sehingga lebih mudah menerima dot.
7. Berikan jeda jika bayi menolak
Jika bayi tampak tidak nyaman, berhentilah sejenak. Coba lagi nanti dengan suasana yang lebih baik.
Menjaga Momen Menyusui Tetap Hangat
Meskipun bayi mulai minum dari botol, hubungan antara Bunda dan si kecil tetap bisa terasa dekat. Peluk bayi, lakukan eye contact, dan berikan sentuhan lembut agar ia tetap merasa aman. Ini membantu proses peralihan berjalan lebih nyaman tanpa merasa tertekan.
Beralih ke dot memang butuh waktu, tapi dengan pendekatan yang sabar dan bertahap, Bunda bisa membantu si kecil mengenal botol susu tanpa membuatnya rewel.
Botol Susu Baby Huki, Pilihan Tepat untuk Si Kecil
Mengajarkan bayi minum ASIP dari botol memang membutuhkan kesabaran dan strategi yang tepat. Kunci utamanya ada pada waktu pengenalan, kenyamanan posisi bayi saat menyusu, dan pemilihan botol susu dan dot yang tepat. Trik tambahan seperti meminta bantuan orang lain atau menghangatkan ASI juga dapat membantu si kecil lebih mudah menerima botol.
Jika Bunda sedang belajar mengenalkan botol susu untuk si kecil, maka botol susu Baby Huki yang berbahan Polypropylene bisa dipertimbangkan karena menggunakan material bebas BPA, dan mudah dibersihkan. Terdapat pula Baby Huki Dot Orthodontic™ dengan desain menyerupai puting ibu, sudah mendapatkan sertifikat Halal, serta teruji klinis mencegah maloklusi (pergeseran posisi gigi dan rahang).
Produk asli Baby Huki dapat Bunda temukan dengan mudah di official store Shopee, Lazada, dan Tokopedia.






