Cara Menghitung HPL Kelahiran Bayi!

Cara Menghitung HPL Kelahiran

Selama masa kehamilan, Bunda dan suami pastinya dipenuhi dengan kebahagiaan dan harapan. Semakin mendekati waktu persalinan, rasa ingin bertemu dengan si kecil pastilah semakin menggebu-gebu. Tentunya, Bunda juga akan mencari mengetahui HPL atau Hari Perkiraan Lahir si kecil untuk mempersiapkan segala kebutuhannya. Sayangnya, tidak semua orangtua mengetahui cara menghitung HPL kelahiran yang akurat. Bunda bisa menemukan rumus kongkritnya di sini.

Cara Menghitung HPL Kelahiran

Pada dasarnya, HPL merupakan prediksi kelahiran bayi. Sehingga, akurasi dari perhitungan tersebut sangat beragam. Ada beberapa kasus dimana HPL dan tanggal persalinan benar-benar cocok. Walaupun, ada juga kelahiran bayi yang terjadi sebelum atau bahkan sedikit melebihi HPL. 

Terlepas dari itu, mengetahui perkiraan kelahiran memang sangat penting. Dengan demikian, Bunda bisa lebih baik dalam mempersiapkan kehadiran si kecil ke tengah-tengah keluarga. Lalu, metode apa saja yang bisa digunakan sebagai cara menghitung HPL kelahiran dari babyhuki.co.id?

  1. Cara Menghitung HPL Kelahiran lewat Rumus

Salah satu cara menghitung HPL kelahiran yang paling umum adalah dengan menggunakan rumus. Rumus ini bisa digunakan apabila Bunda memiliki siklus menstruasi yang teratur. Rumus ini menggunakan HPHT atau hari pertama haid terakhir. Ini tentunya berlawanan dengan kepercayaan orang pada umumnya yang menganggap bahwa masa kehamilan berpatok pada hitungan bulan. Rumus menghitung HPL yang benar adalah:

Tanggal HPHT + 7 hari setelah HPHT – 3 bulan dari tanggal haid terakhir + 1 tahun setelah tahun saat ini

Sebagai contoh, tanggal HPHT Bunda adalah 11 Mei 2022. Bunda perlu menambahkan 7 hari setelah tanggal tersebut, yaitu tanggal 18 Mei 2022. Tanggal 18 Mei ini merupakan minggu pertama dari kehamilan. Untuk mengetahui HPL, kurangi 3 bulan dari masa haid terakhir, yaitu jatuh pada bulan Februari 2022. Langkah terakhir, tambahkan satu tahun setelah tahun 2022, yaitu 2023. Jadi, HPL kandungan jatuh pada tanggal 18 Februari 2022. Sangat mudah, bukan?

Ingin yang lebih praktis? Bunda hanya perlu mengingat hari pertama dari haid terakhir. Setelah itu, jumlahkan tanggal tersebut dengan menambah 226 hari. Hasil dari perhitungan tersebut menjadi perkiraan HPL.

  1. Cara Menghitung HPL Kelahiran lewat USG

Cara menghitung HPL kelahiran lainnya bisa dilakukan dengan menggunakan metode USG. Metode ini sangat efektif, karena Bunda bisa mendapatkan hasil perhitungan yang lebih akurat. Metode ini juga cocok apabila Bunda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. 

Untuk melakukan USG, Bunda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter kandungan. Namun, tidak semua Calon Bunda yang sedang hamil cocok untuk melakukan USG. Selain memakan biaya yang lumayan mahal, USG juga kurang direkomendasikan bagi bumil yang hamil di usia di atas 35 tahun. Selain itu, USG juga sangat tidak disarankan apabila Bunda memiliki riwayat komplikasi kehamilan atau keguguran. 

  1. Cara Menghitung HPL Kelahiran lewat Fundus Uteri

Bunda yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur juga bisa memprediksi HPL dengan cara ini. Fundus uteri berada di area tulang panggul hingga bagian atas rahim. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, letak ketinggian dari fundus uteri juga akan berubah. Untuk mengetahui dengan pasti, Bunda bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan. Metode ini bisa dibilang merupakan yang paling akurat dan bisa dipercaya.

Itulah beberapa cara menghitung HPL kehamilan dengan benar. Bunda tentunya perlu mempersiapkan berbagai perlengkapan bayi untuk menyambut kehadiran si kecil. Beli produk-produk BABY HUKI yang dijamin sudah berkualitas dan aman digunakan untuk si kecil. 

Sekarang, Calon Bunda bisa lho berbelanja berbagai produk kebutuhan bayi, seperti botol susu terbaik Baby Huki dan Dot Orthodontic Bayi di Baby Huki official store.

Botol Baby Huki BPA Free satu ini berbentuk bulat dengan dot orthodontic yang teruji klinis mencegah maloklusi yang dapat membantu pertumbuhan rahang dan gusi si kecil, anti sedak, anti kolik, dan tidak membuat bingung puting. Botol juga memiliki desain lucu dan edukatif yang pastinya menarik perhatian si kecil. 

Bila bunda kesulitan dalam memberikan ASI dengan direct breastfeeding, Baby Huki dapat membantu bunda untuk tetap memberikan ASI kepada si kecil dengan menggunakan dot orthodontic dari Baby Huki. Dot ini dibuat secara khusus agar dapat memberikan kenyamanan maksimal saat bayi menyusui. Bentuk Dot Orthodontic Baby Huki pipih gepeng dan sudah teruji klinis sesuai dengan rongga mulut bayi sehingga tidak mengganggu pertumbuhan gigi dan gusi. Sehingga, Bunda tidak perlu khawatir bayi akan mengalami ketergantungan menyusu pada dot. Berbagai produk yang tersedia meliputi breast pump, dot orthodontic, feeding set dan lain sebagainya tersedia di toko resmi BABY HUKI. Temukan official store HUKI di platforme-commerceTokopedia, Lazada, dan Shopee.